
π Jannati Aisyakira Bawa Pulang Juara 1 Seni Berakah untuk MIN 2 Bener Meriah
Bener Meriah, 7 November 2024 β Murid MIN 2 Bener Meriah, Jannati Aisyakira, tampil gemilang dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Bener Meriah. Ia berhasil meraih Juara 1 cabang Seni Berakah (Stand Up Comedy) setelah memukau dewan juri dan audiens dengan penampilannya yang sarat pesan dan budaya lokal.
π Membumikan Seni Tradisional dengan Gaya Modern
Dengan penuh percaya diri, Jannati menyampaikan humor khas Gayo dalam balutan gaya penceritaan yang segar. Ia berhasil menggabungkan unsur budaya, pesan moral, dan kekinian, sehingga penampilannya mencuri perhatian.
Festival ini berlangsung pada 6β7 November 2024, dan diikuti oleh siswa-siswi SD/MI hingga SMP/MTs dari seluruh kabupaten. FTBI menjadi ajang penting untuk menyalurkan bakat sekaligus melestarikan bahasa dan seni daerah.
π Dukungan Guru dan Kerja Keras Berbuah Manis
Kepala MIN 2 Bener Meriah, Lasma Farida, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut. Ia mengatakan bahwa Jannati merupakan satu dari enam peserta yang dikirim madrasah untuk berbagai cabang lomba.
βAlhamdulillah, dari enam cabang yang kami ikuti, cabang Seni Berakah meraih juara pertama. Ini hasil dari latihan serius dan dukungan kuat dari para guru,β ujar Lasma.
Guru-guru pembimbing memanfaatkan pelatihan yang mereka ikuti bersama maestro seni lokal untuk mendampingi siswa secara optimal. Mereka melatih siswa dengan pendekatan yang menyenangkan namun tetap mendalam.
π« Siap Berlaga di Tingkat Provinsi Aceh
Setelah kemenangan ini, Jannati akan mengikuti pembinaan khusus pada 11β16 November 2024 bersama maestro. Selanjutnya, ia akan mewakili Bener Meriah pada FTBI Tingkat Provinsi di Banda Aceh, 18β21 November 2024.
Lasma menyatakan bahwa tantangan waktu cukup singkat, tetapi semangat dan kesiapan Jannati membuat madrasah tetap optimis.
βKami percaya Jannati bisa melangkah lebih jauh. Kami akan terus mendampinginya agar siap menghadapi persaingan di tingkat provinsi, bahkan nasional,β tambahnya.
π± Menjadi Inspirasi Siswa Lain
Prestasi ini tidak hanya membanggakan madrasah, tetapi juga memotivasi siswa lain untuk mengembangkan bakat seni mereka. Jannati menjadi contoh bahwa kerja keras, latihan terarah, dan bimbingan tepat dapat menghasilkan prestasi membanggakan.
Lasma mengajak seluruh elemen madrasah dan masyarakat untuk terus mendukung kegiatan budaya di sekolah, agar warisan lokal tetap lestari di tengah modernisasi.
