
π MIN 2 Bener Meriah Peringati Maulid Nabi dan Rayakan Keberagaman Budaya Nasional
Bener Meriah, Sabtu, 30 September 2023 β MIN 2 Bener Meriah menyelenggarakan dua kegiatan penting dalam satu hari, yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1455 H dan pengembangan diri bertema keberagaman budaya nasional. Acara ini berlangsung meriah dan melibatkan seluruh warga madrasah.
Pada sesi pengembangan diri, peserta didik menampilkan pertunjukan seni budaya dari berbagai suku. Mereka mempersembahkan didong Gayo, syair berbahasa Aceh, dan pertunjukan dari Suku Jawa serta Aneuk Jamee. Setiap penampilan menunjukkan kekayaan budaya yang hidup di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 2 Bener Meriah, Ibu Lasma Farida, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada guru piket Sabtu dan seluruh dewan guru. Ia memuji persiapan yang matang dan kreativitas dalam mengangkat keberagaman budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
βKeberagaman budaya di madrasah ini harus menjadi kekuatan. Saya bangga atas kerja keras semua pihak dalam menyukseskan kegiatan ini,β ujar beliau.
Setelah penampilan budaya, acara berlanjut dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Panitia menghadirkan penceramah Sapriadi, S.Pd., yang menyampaikan tausiyah dalam bahasa Gayo dan Aceh. Penyampaian dua bahasa ini bertujuan untuk mendekatkan pesan Maulid kepada seluruh peserta didik dengan bahasa yang akrab di telinga mereka.
Ceramah ini mengajak peserta didik untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Acara semakin semarak saat panitia memutar film sejarah “30 SPKI”. Setelah itu, peserta didik mengikuti sesi kuis interaktif tentang isi film. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membentuk wawasan sejarah kebangsaan siswa.
Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan reward kepada peserta didik MIN 2 Bener Meriah yang meraih tiga medali perak pada kejuaraan karate tingkat Provinsi Aceh. Selain itu, siswa yang aktif mengikuti kegiatan sepanjang hari juga menerima apresiasi.
Acara ditutup dengan makan bersama antara guru dan siswa. Menu utama yaitu sayur keladi, salah satu kuliner khas Suku Gayo yang mempererat suasana kebersamaan.
